Edukasi Sistem Indera Perkuat Minat Belajar IPA Siswa SDN 4 Kabawetan

Kepahiang, April 2026. Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Edukasi Sistem Indera Melalui Pembelajaran Interaktif Media Poster Edukatif di SD Negeri 4 Kabawetan, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Kegiatan yang dilaksanakan pada bulan April 2026 ini diikuti oleh siswa kelas IV dan VI SDN 4 Kabawetan dengan didampingi oleh guru-guru kelas serta Kepala Sekolah.

Kegiatan dipimpin oleh Annesha Rahmadayanti, S.Pd., M.Pd. bersama tim pengabdian yang terdiri atas Dewi Jumiarni, S.Si., M.Si. dan Dr. Alif Yanuar Zukmadini, M.Pd., serta tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yaitu Dwi Putri Oktavia, Nasywa Nur Azizah, dan Resel Pebriansyah. Pengabdian ini bertujuan mengenalkan materi sistem indera manusia kepada siswa SD secara menyenangkan melalui media pembelajaran visual dan permainan edukatif, sekaligus menyediakan media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan sekolah secara berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi utama. Sesi pertama berupa pembelajaran interaktif berbasis poster edukatif sistem indera berwarna berukuran besar yang dipasang di dinding kelas. Lima poster yang menampilkan anatomi dan fungsi organ indera — mata, telinga, hidung, lidah, dan kulit — menjadi pusat perhatian siswa sejak pertama kali dipajang. Tim pengabdi menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana, ramah anak, dan diselingi pertanyaan-pertanyaan pancingan yang mendorong siswa untuk berpikir dan menjawab secara aktif. Tanya jawab berlangsung hidup, dengan banyak siswa antusias mengangkat tangan memberikan jawaban atas pertanyaan seperti mengapa mata bisa melihat warna atau apa yang terjadi jika telinga terpapar suara terlalu keras.

Tak hanya melihat dan mendengarkan, siswa juga dilibatkan dalam demonstrasi sederhana yang langsung melibatkan indera mereka. Beberapa siswa diminta maju ke depan untuk mengidentifikasi berbagai bahan alami seperti kayu manis, jeruk, dan daun pandan hanya menggunakan indera penciuman dengan mata tertutup. Sesi ini disambut gelak tawa dan kegembiraan yang menghidupkan suasana kelas, sekaligus membuktikan kepada siswa bahwa belajar IPA bisa sangat menyenangkan.

Sesi kedua yang paling dinantikan adalah permainan edukatif berbasis kartu sistem indera. Siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil dan bersaing dalam tiga babak permainan: card matching (mencocokkan kartu organ indera dengan nama dan fungsinya), tebak gambar (mendeskripsikan organ indera tanpa menyebut namanya), dan kuis cepat berhadiah. Puncak kegembiraan terjadi pada babak tebak gambar, ketika salah satu siswa dengan kreatif mendeskripsikan telinga sebagai “alat yang bentuknya seperti daun di samping kepala”. Gelak tawa dan semangat memenuhi ruangan, menciptakan pengalaman belajar yang tidak akan mudah dilupakan.

Kepala Sekolah SDN 4 Kabawetan menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasinya kepada tim pengabdi. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan oleh sekolah, mengingat keterbatasan media pembelajaran IPA yang selama ini menjadi tantangan dalam proses belajar mengajar. Guru-guru kelas yang turut hadir mendampingi juga menyatakan bahwa pendekatan yang digunakan sangat sesuai dengan karakteristik siswa SD, dan berharap media serupa dapat tersedia untuk materi-materi IPA lainnya.

Pihak SDN 4 Kabawetan berharap kerja sama dengan Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian dan pendampingan pembelajaran yang inovatif. Dengan tersedianya media poster edukatif sistem indera di sekolah, diharapkan pembelajaran IPA menjadi lebih menarik, kontekstual, dan mampu menumbuhkan rasa ingin tahu serta kecintaan siswa terhadap ilmu pengetahuan alam sejak dini.

 

Humas Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Bengkulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *