Pelatihan Pembuatan Herbarium Kering Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Peserta Didik di SD Negeri 4 Kabawetan

Kepahiang, 30 April 2026. Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa Pengenalan Fungsi Organ Tumbuhan Menggunakan Herbarium Kering untuk Meningkatkan Kepedulian Lingkungan Peserta Didik di SD Negeri 4 Kabawetan. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 28-30 April 2026 ini diikuti oleh 22 peserta didik kelas IV dan V dengan pendampingan guru kelas dan pihak sekolah.

Kegiatan dipimpin oleh Rita Rahmayanti, S.Pd., M.Sc. bersama tim pengabdian yang terdiri atas Abdul Rahman, Ph.D dan Dr. Rendi Zulni Eka Putri, M. Pd.,Si. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai fungsi organ tumbuhan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan herbarium kering sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan. Pada tahap awal, peserta diberikan materi tentang bagian-bagian tumbuhan, fungsi organ tumbuhan, serta pentingnya tumbuhan dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Materi disampaikan secara interaktif menggunakan media presentasi, gambar, dan contoh herbarium sehingga mudah dipahami oleh peserta didik sekolah dasar.

Setelah sesi penyampaian materi, peserta diajak melakukan eksplorasi lingkungan sekolah untuk mengamati berbagai jenis tumbuhan yang terdapat di sekitar sekolah. Peserta kemudian belajar mengenali akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji dari tumbuhan yang ditemukan. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik sederhana pembuatan herbarium kering, mulai dari pengumpulan spesimen, penataan sampel, hingga pemberian label identitas tumbuhan. Melalui kegiatan ini, peserta didik memperoleh pengalaman belajar secara langsung sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, serta berpartisipasi dalam setiap tahapan kegiatan. Selain meningkatkan pemahaman tentang organ tumbuhan, kegiatan ini juga melatih keterampilan observasi, identifikasi, klasifikasi, dan komunikasi ilmiah sederhana. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta didik mengenai fungsi organ tumbuhan dari 61,8% sebelum kegiatan menjadi 86,7% setelah kegiatan, atau meningkat sebesar 24,9%.

Selain itu, hasil angket kepedulian lingkungan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Rata-rata tingkat kepedulian lingkungan peserta didik meningkat dari 64,7% menjadi 89,1%, dengan peningkatan tertinggi pada indikator pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan herbarium kering sebagai media pembelajaran mampu membantu peserta didik memahami pentingnya tumbuhan sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

Kegiatan ini juga menghasilkan 15 koleksi herbarium kering sederhana yang disusun oleh peserta didik secara berkelompok. Herbarium tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran IPA di SD Negeri 4 Kabawetan sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan dalam mendukung proses pembelajaran di kelas.

Pihak SD Negeri 4 Kabawetan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap kerja sama dengan Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi dan pendampingan pembelajaran berbasis lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peserta didik semakin memahami fungsi tumbuhan dalam kehidupan serta memiliki kepedulian yang lebih tinggi terhadap kelestarian lingkungan.

 

 

Humas Program Studi Pendidikan Biologi

FKIP Universitas Bengkulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *